Rabu, 26 Desember 2012

My Graduation

26 Desember 2012 merupakan hari yang sangat bersejarah bagiku. Kenapa tidak, hari ini merupakan hari wisuda setelah menyelesaikan jenjang pendidikan strata satu selama 4,2 tahun. Memang tidak mudah menjalani semua ini. 4 tahun bukanlah waktu yang singkat untuk jenjang pendidikan. Suka duka, canda tawa, ceria, kebahagian dan banyak hal yang telah dilalui. Sebuah buku diary mungkin tak sanggup memuat serangkaian kisah yang saling menyatu satu dengan lainnya.

Masih teringat dibenak 4 tahun lalu ketika masih berstatus sebagai mahasiswa baru. Tampilan yang culun, kepala plontos dengan rasa malu memuncak dalam hati namun rasa bangga pasti ada karena tidak semua orang punya kesempatan yang sama untuk mengecap menuntut ilmu di kampus yang diklaim sebagai kampus terbaik di Indonesia bagian timur.

Dan hari ini, di bulan desember, bulan yang merupakan akhir dari 12 rangkaian bulan selama setahun, saya resmi menutup status saya sebagai mahasiswa. Bahagia rasanya karena telah berhasil menyelesaikan tahapan pendidikan. Namun di sisi lain terasa sedih karena harus meninggalkan kampus tercinta. Kampus dengan sejuta kenangan. Teman yang banyak. Kisah yang tak terlupakan dan pembelajaran yang sangat berarti. Semua itu diperoleh hanya di kampus tersebut. Kampus merah. Kampus yang sering "bergejolak" ketika sang ajam jantan diadu dengan keliknya permasalahan sosial, budaya, ekonomi dan politik dari berbagai penjuru yang menganggkut nyawa sang anak ayam oleh para peternak.

Jas almamater merah saatnya digudangkan. Kartu mahasiswa tersimpan rapi diperaduannya. Dan kisah yang tak terlupakan. hhmm memang berat rasanya untuk mengangkat kaki. Tapi inilah hidup. Hidup harus bergerak. bergerak dari satu titik ke titik lainnya. Masa depan harus diraih dan mimpi harus dicapai. Dreams believe make it happen. Itulah sepenggal kutipan dari seorang diva pop muda Indonesia yang memberikan inspirasi tersendiri bahwa mimpi harus diraih. Selagi ada jalan, kuatkan niat dan berusahalah sekuat tenaga. Jangan sia-siakan. Tuhan akan senantiasa memberikan rezeki-Nya yang tiada tara. Tak ada kuasa yang dapat menghalanginya.

Selamat sekali lagi bagi teman-teman. Selamat menatap dunia baru. Hahahahaha jikalau dahulu kita berkicau dan bersua di dunia kampus, saatnya kita terbang ke dunia yang baru dan berkicau sekencang mungkin dengan merdu. Tunjukkan kepada dunia bahwa kicauan kita dapat terdengar dengan nyaring dan merdu serta taklukkan dunia. Mari kita buat Ayam Jantan tetap berkokok dan menunjukkan tajinya dengan gagah. Semangat kawan. Congratulation to my self. I hope, my dreams come true. aminnnnn 

Sabtu, 22 Desember 2012

Sejarah Hari Ibu 22 Desember

Hari ini tepat tepat harei Sabtu tanggal 22 Desember 2012. Bagi masyarakat Indonesia, hari ini merupakan Hari Ibu. Tradisi ini sudah dimulai sejak berpuluh-puluh tahun yang lalu. Berbagai bentuk perayaan pun dilakukan untuk menunjukkan kecintaan kita kepada sosok seorang ibu. Tapi apakah kita tahu kenapa 22 Desember itu di peringati sebagai Hari Ibu. Berikut ini penjelasannya yang dikutip dari berbagai sumber.



Sejarah Hari Ibu diawali dari bertemunya para pejuang wanita dengan mengadakan Kongres Perempuan Indonesia I pada 22-25 Desember 1928 di Yogyakarta, di gedung Dalem Jayadipuran yang sekarang berfungsi sebagai kantor Balai Pelestarian Sejarah dan Nilai Tradisional dan beralamatkan di Jl. Brigjen Katamso. Kongres dihadiri sekitar 30 organisasi perempuan dari 12 kota di Jawa dan Sumatera. Hasil dari kongres tersebut salah satunya adalah membentuk Kongres Perempuan yang kini dikenal sebagai Kongres Wanita Indonesia (Kowani). Organisasi perempuan sendiri sudah ada sejak 1912, diilhami oleh perjuangan para pahlawan wanita abad ke-19 seperti Martha Christina Tiahahu, Cut Nyak Dhien, Tjoet Nyak Meutia, R.A. Kartini, Maria Walanda Maramis, Dewi Sartika, Nyai Ahmad Dahlan, dan lain-lain.
Peristiwa itu dianggap sebagai salah satu tonggak penting sejarah perjuangan kaum perempuan Indonesia. Pemimpin organisasi perempuan dari berbagai wilayah se-Nusantara berkumpul menyatukan pikiran dan semangat untuk berjuang menuju kemerdekaan dan perbaikan nasib kaum perempuan. Berbagai isu yang saat itu dipikirkan untuk digarap adalah persatuan perempuan Nusantara, pelibatan perempuan dalam perjuangan melawan kemerdekaan, pelibatan perempuan dalam berbagai aspek pembangunan bangsa, perdagangan anak-anak dan kaum perempuan, perbaikan gizi dan kesehatan bagi ibu dan balita, pernikahan usia dini bagi perempuan, dan sebagainya. Tanpa diwarnai gembar-gembor kesetaraan gender, para pejuang perempuan itu melakukan pemikiran kritis dan aneka upaya yang amat penting bagi kemajuan bangsa.

Penetapan tanggal 22 Desember sebagai perayaan Hari Ibu diputuskan dalam Kongres Perempuan Indonesia III pada tahun 1938. Peringatan 25 tahun Hari Ibu pada tahun 1953 dirayakan meriah di tak kurang dari 85 kota Indonesia, mulai dari Meulaboh sampai Ternate. Presiden Soekarno menetapkan melalui Dekrit Presiden No. 316 tahun 1959 bahwa tanggal 22 Desember adalah Hari Ibu dan dirayakan secara nasional hingga kini.

Misi diperingatinya Hari Ibu pada awalnya lebih untuk mengenang semangat dan perjuangan para perempuan dalam upaya perbaikan kualitas bangsa ini. Dari situ pula tercermin semangat kaum perempuan dari berbagai latar belakang untuk bersatu dan bekerja bersama. Di Solo, misalnya, 25 tahun Hari Ibu dirayakan dengan membuat pasar amal yang hasilnya untuk membiayai Yayasan Kesejahteraan Buruh Wanita dan beasiswa untuk anak-anak perempuan. Pada waktu itu panitia Hari Ibu Solo juga mengadakan rapat umum yang mengeluarkan resolusi meminta pemerintah melakukan pengendalian harga, khususnya bahan-bahan makanan pokok. Pada tahun 1950-an, peringatan Hari Ibu mengambil bentuk pawai dan rapat umum yang menyuarakan kepentingan kaum perempuan secara langsung.

Satu momen penting bagi para wanita adalah untuk pertama kalinya wanita menjadi menteri adalah Maria Ulfah di tahun 1946. Sebelum kemerdekaan Kongres Perempuan ikut terlibat dalam pergerakan internasional dan perjuangan kemerdekaan itu sendiri. Tahun 1973 Kowani menjadi anggota penuh International Council of Women (ICW). ICW berkedudukan sebagai dewan konsultatif kategori satu terhadap Perserikatan Bangsa-bangsa.

Mother's Day


Selamat Hari Ibu. Tanggal 22 Desember 2012 ini merupakan Hari Ibu, hari dimana seluruh masyarakat Indonesia merayakan dan mengucapkan rasa cintanya kepada sosok yang selama ini berjuang dengan penuh jerih payah bahkan mempertaruhkan nyawanya untuk keluarga dan anak-anaknya. Semua bersorak bergembira. Ada yang memberikan kado berupa barang atau sesuatu yang diidam-idamkannya, ada yang memberikan bunga, ada yang memberikan ciuman dan pelukan kasih sayang, dan masih banyak lagi hal-hal yang dilakukan oleh setiap orang untuk merayakan hari yang istimewa ini.

Nahh, bagaimana dengan saya sendiri. Dikeluarga saya adalah hal yang tabuh dan tidak biasa merayakan moment-moment tertentu. Hanya hari raya seperti Idul Fitri dan Idul Adha, acara keluarga, syukuran dan acara kantor yang biasa diadakan di rumah. Momen-momen seperti ulang tahun, hari ibu, dan beberapa perayaan yang sebagian besar kalangan merayakannya, dikeluarga kami tidak dirayakan. Ayah dan Ibu saya memang tidak terbiasa bahkan terkadang melarang untuk merayakan hal-hal seperti itu. Maka dari itu, dalam menyambut hari ibu yang jatuh hari ini, saya hanya merayakannya seorang diri. 

Caranya dengan membuat ucapan selamat hari ibu. Ucapan ini tidak saya berikan secara langsung kepada ibu saya. Ucapan itu saya ucapkan melalui media sosial  yang saya punya. Blackberry Messenger yang saya punya, menuliskan ucapan selamat hari ibu. Saya mengucapkan dan menyebut nama ibu saya tersebut. Selain itu, saya juga mengubah display picture account saya tersebut dengan foto ibu saya yang cantik. Hehehehe itu salah satu cara saya merayakannya. Selain di BBM, saya juga membuat status di facebook yang berisi ucapan selamat hari ibu. 

Hhmm, tapi mungkin kado yang paling ampuh buat seorang ibu di hari yang istimewa ini adalah doa. Iya, doa yang selalu  kupanjatkan kepada Sang Pencipta jagat raya yang luar biasa ini terucap disetiap akhir shalat. Jujur, shalat 5 waktu memang masih dan sering tidak utuh saya kerjakan namun saya tidak pernah lupa mendoakan ibu saya. Doa untuk kedua orang tua yang sejak kecil diajarkan selalu saya panjatkan agar kedua orang tua saya khususnya ibu saya selalu berada di bawah petunjuk-Nya. Selalu sehat, bersyukur dan memberikan cinta kasihnya kepada anak-anaknya.

Tidak bisa dipungkiri, sejahat apapun ibu kita, dia tak akan pernah memakan hidup-hidup anaknya. Orang tua kita khususnya ibu pastilah pernah melakukan hal-hal yang salah. Ibu adalah manusia biasa yang juga punya amarah, ego, emosi dan hal-hal lainnya yang dimiliki oleh manusia biasa lainnya. Ibu adalah bukan manusia sempurna. Pastilah dia pernah berbuat salah. Tetapi apa yang dia lakukan selama ini adalah suatu bentuk perjuangan yang tiada tara. 9 bulan kita selalu bersama beliau. 9 bulan dikandungnya. Kemanapun ibu pergi, patilah kita ikut pula. Belum lagi beban secara fisik dan mental yang dia rasakan. Melahirkan kita. Merawat kita. Menjaga kita. Membersarkan kita dan mendidik kita. Itulah serangkaian proses yang sangat panjang dan sangat amat melelahkan. Tapi dia tak pantang menyerah.

pengorbanan yang telah beliau berikan, tak satu pun bisa membalasnya bahkan nyawa sekalipun. kasih sayang dan cinta kasih seorang anak kepada ibunya salah satu bentuk rasa terima kasih yang harus kita berikan kepadanya. Bakti dan bakti kepadanya harus dilakukan. senyuman seorang ibu, bahagia seorang ibu, tawa seorang ibu dan kondisi yang sehat seorang ibu merupakan sebuah matahari yang menyinari hari kita. bahagia seorang ibu adalah bahagia bagi anaknya, begitu pula sebaliknya. Maka dari itu, sayangi ibu kita, patuhi dia, cintai dia karena dialah sebenarnya salah satu sumber kebahagiaan hidup ini. Happy Mother's day My Great Mom Hj. Andi Haslinda Darmo Junaid. I LOVE YOU SO MUCH ATTA LINDA.

Rabu, 19 Desember 2012

Kelebihan Setan dibanding Manusia

1. Pantang Menyerah Setan tidak akan pernah menyerah selama keinginannya untuk menggoda manusia belum tercapai. Sedangkan manusia banyak yang mudah menyerah dan malah mengeluh hobi-nya.

2. Selalu Berusaha
Setan akan mencari cara apapun untuk menggoda manusia dan agar tujuannya tercapai. selalu kreatif dan penuh ide. Sedangkan manusia inginnya enak-nya saja, banyak yang malas.

3. Konsisten
Setan dari mulai diciptakan tetap konsisten pada pekerjaanya, tak pernah mengeluh dan berputus asa. Sedangkan manusia, Anda tahu sendiri. banyak yang mengeluhkan pekerjaannya, padahal banyak manusia lain yang masih ngaggur.

4. Solider
Sesama setan tidak pernah saling menyakiti, bahkan selalu bekerja sama untuk menggoda manusia. Sedangkan manusia, jangankan peduli terhadap sesama, kebanyakan malah saling bunuh dan menyakiti, parah.

5. Jenius
Setan itu paling pintar mencari cara agar manusia tergoda. Manusia banyak yang tidak kreatif, banyaknya jadi peniru dan plagiat.

6. Tanpa Pamrih
Setan itu bekerja 24 Jam tanpa mengharapkan imbalan apapun. Sedangkan manusia, apapun harus dibayar.

7. Suka Berteman
Setan adalah mahluk yang selalu ingin berteman, berteman agar banyak temannya di neraka kelak. Sedangkan manusia banyak yang lebih memilih mementingkan diri sendiri dan egois.

8. Taat
Hanya sujud/menyembah kepada Allah. Sejak diciptakan hingga sekarang, setan tidak pernah sujud kepada makhluk lain, selain kepada Allah. Karena itulah setan menolak ketika harus sujud kepada Adam. Beda dengan manusia, bisa sujud kepada Allah (shalat), bisa sujud kepada manusia (sungkem), bahkan adapula yang sujud kepada setan (penyembah berhala dsb-nya).

9. Negosiator Ulung
Jago Negosiasi dan Diplomasi (Cocok Jadi Pengacara/Caleg). Bayangkan, ketika tidak mau sujud kepada Adam, di saat itulah setan sudah dilaknat dan diberikan hukuman masuk penjara (neraka) oleh Allah, tapi setan masih bisa bernegosiasi (bahkan berdiplomasi) agar hukumannya baru bisa dilaksanakan di akhir zaman alias pada saat hari pembalasan tiba, yang hari dan tanggalnya entah kapan? Sampai sekarang pun belum ada yang tahu. Manusia? Sehebat-hebatnya pengacara, belum ada yang sanggup "mengulur" hukuman sampai di akhir zaman. Jika Gayus Tambunan membaca ini, secepatnya sewa Setan jadi pengacara Anda saja.

10. Hidup Abadi
Dengan diberikan kuasa untuk menggoda manusia hingga akhir zaman untuk mendapatkan teman di neraka, maka secara otomatis Setan punya umur panjang alias hidup abadi sampai kiamat. Manusia? Bisa melewati umur 60 tahun sudah syukur deh.

11. Doa/Permohonannya Selalu Dikabulkan...!
Bahkan ketika dilaknat pun, permohonannya juga dikabulkan. Diantaranya memohon agar umurnya ditangguhkan hingga kiamat.

12. Menguasai Segala Bahasa
Dengan pekerjaan yang harus menggoda seluruh umat jin dan manusia, tentunya setan menguasai segala bahasa, baik dari negara manapun dan suku bangsa apapun. Tidak hanya itu, setan juga bisa berkomunikasi dengan hewan, malaikat bahkan Tuhan...! Adakah manusia yang mampu menyainginya? Hanya yang selevel Nabi/Rasul saja yang bisa menguasai segala bahasa.

Sabtu, 15 Desember 2012

Indonesia's National Costume on Miss Universe Pageant

Tahun ini merupakan kali kedelapan Indonesia melalui Yayasan Puteri Indonesia mengirimkan wakilnya di ajang Beauty Pageant Terbaik di dunia, Miss Universe. Ajang ini diikuti oleh berbagai negara. Salah satu bawaan wajib para peserta adalah National Costume. Kostum-kostum ini akan diparadekan dihadapan juri dan masyarakat. Indonesia sebagai salah satu peserta, juga tidak ketinggalan membawa kostum yang super duper menarik  ini. Adapun national costume yang dibawakan oleh indonesia sejak tahun 2005 sampai dengan 2012 sebagai berikut.

1. Miss Universe 2005

Artika Sari Devi
Miss Universe 2005 diadakan di Thailand. Kali ini Puteri Indonesia 2004 Artika Sari Devi berkesempatan untuk mewakili Indonesia ke ajang tersebut. Tidak mudah bagi Artika mengikuti ajang tersebut karena sebelum kepergiannya diawali dengan pro-kontra keikutsertaannya diajang tersebut. Anjing menggonggong kafilah berlalu, itulah peribahasa yang sangat tepat mencerminkan keadaan saat itu. Dan berhasil, Artika melenggang ke ajang tersebut yang diadakan di Bangkok Thailand. Indonesia bukan untuk pertama kalinya mengirim wakil ke Miss Universe tetapi  ini merupakan kali pertama Yayasan Puteri Indonesia mengirimkan wakil ke ajang tersebut. Yayasan Puteri Indonesia (YPI) merupakan pemegang lisensi Miss Universe untuk Indonesia dan hanya YPI yang berhak mengirimkan wakil dari Indonesia. Artika Saru Devi, Puteri Indonesia 2004 berhasil menembus TOP 15 dan satu satunya wakil Asia yang berhasil menembus 15 besar. Ini merupakan prestasi terbesar Indonesia sejauh ini karena hanya dia yang berhasil menembus 15 besar.
 National Costume yang digunakan oleh Artika adalah pakaian khas masyarakat Bali. Pakaian tersebut dirancang oleh Anne Avantie yang merupakan maestro kebaya nusantara. Sentuhannya berhasil membuat pakaian adat masyarakat Bali tersebut terlihat lebih cantik, modern tanpa menghilangkan cita ras asli khas Bali.

2. Miss Universe 2006

Nadine Chandrawinata
Los Angeles, salah satu kota terbaik di dunia menjadi saksi lahirnya Miss Universe yang baru. Untuk kedua kalinya, Indonesia mengirimkan wakilnya ke ajang tersebut. Nadine Chandrawinata, gadis blasteran Jawa-Jerman berhasil  ditunjuk menjadi wakil  Indonesia setelah memenangkan Puteri Indonesia 2005. Banyak kalangan berharap besar kepadanya karena fisik yang memukau dan kecantikan ala Indo-Eropa yang dimilikinya. Selama mengikuti karantina di LA, Nadine selalu menebar pesona bahkan Donald Trump, CEO dari Miss Universe Organization memuji kecantikan wakil kita tersebut. Namun, dia gagal mengukir prestasi. Tak satupun gelar berhasil dia bawa pulang. Banyak yang beranggapan bahwa video perkenalan merupakan penyebab kegagalannya diajang tersebut.
Tema yang diusung oleh Nadine Chandrawinata pada National Costume-nya adalah Ratu Kencono Wungu. kostum tersebut di desain oleh Anna Avantie. Kostum tersebut berhasil dinobatkan sebagai 1st Runner Up Best National Costume. Jawara National Costume dimenangkan oleh Miss Japan Kurara Chibana yang mengangkat tema heroik dan  menggunakan properti samurai.


3. Miss Universe 2007

Agni Pratista
Tuan rumah kali ini tidak jauh dari tuan rumah sebelumnya. Meksiko menjadi tuan rumah bagi 77 wanita cantik yang berasal dari berbagai negara untuk memperebutkan 1 mahkota. Penyelenggaraan Miss Universe kali ini dibumbuhi isu rasisme terutama bagi wakil benua Asia. Di beberapa tempat yang dikunjungi, peserta dari benua Asia mendapat perlakuan yang tidak mengenakkan. Namun, untuk penyelenggaraan kali ini wanita Asia berhasil membawa pulang semua gelar. Miss Universe direbut oleh Miss Japan Riyo Mori. Miss Photogenic direbut oleh Miss Philippines dan Miss Congeliaty direbut oleh Miss China. Nah, bagaimana dengan Indonesia. Dari berbagai sumber terpercaya, Indonesia berhasil memenangkan Best National Costume. Namun karena tema yang diusung oleh Indonesia dan Malaysia untuk National Costume sama, pihak MOU selaku penyelenggara tidak mengumumkannya. 
Budaya Dayak Kenyah menjadi tema National Costume kontestan Indonesia di ajang Miss Universe 2007. Berbeda dengan sebelumnya yang mengusung kostum yang modern namun berbau etnik, kali ini pure menggunakan kostum layaknya aslinya. Bukan hanya pakaian, aksesori pendukung seperti topi dan bulu bulu yang sering digunakan penari dayak juga digunakan untuk  memperindah kostum tersebut.

4. Miss Universe 2008

Puteri Raemawasti
Keyajaan wakil Asia di Miss Universe 2007 berimbas kepada penunjukan penyelenggara Miss Universe 2008. Setelah Thailand di tahun 2005, Vietnam menjadi tuan rumah untuk penyelenggaraan Miss Universe. Negara ini merupakan negara ASEAN kedua dalam sepuluh tahun terakhir yang menjadi host country Miss Universe Pageant. Nuansa khas Vietnam sangat kental pada penyelenggaraan kali ini. Bahkan, seluruh peserta berparade menggunakan pakaian adat Vietnam Ao Dai. Nah, bagaimana dengan nasib National Costume yang selama ini menjadi kekhasan kontes ratu sejagat tersebut? National Costume tetap diparadekan. Seluruh peserta membawa dan mempersentasikan National Costume negara mereka masing-masing. Thailand menjadi pemenang untuk kategori tersebut.
Wakil kita sendiri Gracia Puteri Raemawasti menggunakan kostum komtemporer Papua karya Anne Avantie. Senandung Bumi Papua menjadi tema national costume yang dibawa Puteri Raemawasti di ajang tersebut. Busana ini terdiri dua bagian, yakni atasan kebaya silk dengan payet-payet mutiara, dipadukan dengan bawahan rok panjang dari bahan rumput ilalang yang telah dimodifikasi. Tema kali ini mengambil inspirasi dari alam sehingga keseluruhan bahannya diambil dari bahan alami, yakni daun ilalang dan bulu-bulu Burung Kasuari dan Burung Cendrawasih.

5. Miss Universe 2009

Zivanna Letisha Siregar
Keeksotisan Kepulauan Bahamas menjadi daya tarik tersendiri dalam penyelenggaraan Miss Universe tahun 2009. The Sea's Party mungkin tema yang cocok untuk penyenggaraan tahun ini. Hampir setiap event diadakan di pantai dan di laut. Bahkan pada saat malam Grandfinal Miss Universe, suasana pantai dan laut masih terasa. Selain itu, hal unik juga terjadi pada penyelenggaraannya. Untuk pertama kalinya terjadi Back To Back dimana Venezuela memenangkan ajang Miss Universe 2 tahun berturut-turut. Dayana Mendoza Miss Universe 2008 menyerahkan mahkotanya ke Stefania Fernandez yang juga wakil Venezuela. Tahun 2009 juga mempunyai sejarah tersendiri bagi Indonesia. Untuk kali pertamanya juga, MUO selaku penyelenggara mengadakan voting online. Indonesia memenangkan voting tersebut. Namun kabar buruknya, hasil voting tersebut tidak berpengaruh terhadap prestasi wakil kita. Bahkan, di jajaran Top 15 tak satupun wakil Asia berdiri diantara 15 jajaran gadis tercantik versi Miss Universe.
Berbeda dengan tema National Costume sebelumnya, kali ini Indonesia mengangkat tema heroik. Tokoh pewayangan Srikandi menjadi tema kostum yang akan diparadekan Zivanna Letisha dihadapan para juri. Zivanna menjelma sebagai Srikandi dengan kostum berwarna merah dengan bawahan batik serta berselendang biru. menggunakan properti panah dengan busur emas menambah kesan heroik kostum tersebut.

6. Miss Universe 2010

Qory Sandioriva
Proses Host Bidding sempat meramaikan bursa penentuan tuan rumah Miss Universe 2010. Beberapa negara sempat mengajukan diri menjadi tuan rumah namun gagal. kegagalan tersebut banyak disebabkan karena kondisi dalam negeri dan ekonomi global yang sedang tidak baik. Negara yang awalnya ditunjuk menjadi tuan rumah, terpaksa mengundurkan diri. Pergantian tuan rumah penyelenggara terus silih berganti sampai akhirnya MOU selaku pemegang lisensi dan penyelenggara memutuskan mengambil alih dan menyelenggarakan Miss Universe Pageant di negara asalnya Amerika Serikat. Las Vega Nevada, kota judi terbesar dunia menjadi saksi penobatan ratu sejagat yang baru. Wakil kita pun tak ingin melewatkan ajang tersebut. Qory Sandioriva menjadi duta Indonesia. Puteri Indonesia yang paling kontroversial akibat pernyataannya di malam Grandfinal Puteri Indonesia mengenai jilbab bagi wakil Aceh diajang tersebut serta perseturuannya dengan kedua orang tuanya membuat namanya makin melambung. Dia merupakan wakil Aceh pertama yang memenangkan ajang prestisius tersebut.
Untuk kedua kalinya tema Papua menjadi tagline national costume wakil indonesia. Namun bedanya dengan national costume 2008, kostum tahun ini lebih bernuansa etnik. perpaduan kostum bagian atas dan bawah lebih mirip kostum masyarakat Papua.

7. Miss Universe 2011

Nadine Alexandra Dewi Ames
Perkembangan perekonomian Brazil yang sangat pesat membawa negara tersebut menjadi salah satu kekuatan perekonomian baru dunia. Bahkan diprediksi menjadi salah satu superpower perekonomian dunia di masa yang akan datang. Kemahsyuran negara tersebut membuatnya memberanikan diri menjadi penyelenggara Miss Universe Pageant. Tak bisa dipungkiri, pengalaman beberapa negara yang telah menjadi tuan rumah, memberikan dampak yang baik bagi perekonomian negara tersebut terutama di bidang pariwisata, transportasi dan penginapan. Kunjungan wisatawan menjadi naik dan tentunya berimbas terhadap GNP negara tersebut. Kota Sao Paolo menjadi Host city penyelenggaraan Miss Universe 2011. Suasana kota yang sangat modern dan metropolis menjadi daya tarik tersendiri. 89 wanita cantik yang mewakili 89 negara peserta Miss Universe berkumpul memperebutkan satu mahkota. Penyelenggaraan Miss Universe tahun 2011 juga memperingati 60 tahun pelaksanaan ajang beauty pageant tersebut. Untuk memperingatinya, diadakan parade national costume. Jika tahun sebelumnya national costume disuguhkan pada saat opening number atau pada sesi khusus parade national costume, national costume diparadekan untuk memperingati 60 tahun Miss Universe berlangsung. MOU menetapkan 10 besar national costume terbaik. Pemenangnya adalah Panama. Indonesia gagal menembus jajaran Top 10 Best Nasional Costume.
The Beauty of Wayang Golek menjadi tema national costume wakil Indonesia diajang tersebut. The Beauty of Wayang Golek adalah rancangan Guruh Soekarno Putra yang diproduksi oleh Guruh Soekarno Persada Batik and Craft. Ide awal pemilihan tema busana Wayang Golek ini berasal dari masukan para pemerhati pageants di Indonesia yang bergabung dalam komunitas Indopageants.  National Costume tersebut gagal meraih simpati juri dan juara National Costume dimenangkan oleh Panama.

8. Miss Universe 2012

Maria Selena
Back to Las Vegas, again!!! yah kali ini Miss Universe "pulang kampung lagi". Kabar terakhir mengabarkan bahwa Miss Universe akan diadakan di Dominican Republic. Namun karena kesedian pemerintah setempat yang tak mampu "membiayai" penyelenggaraan kontes tersebut, Dominican Republic batal diadakan. Pemerintah setempat sudah memberikan lampu hijau kepada MOU selaku penyelenggara untuk mengadakan acara di negaranya. Krisis yang melanda negara di kawasan Karibia tersebut mengakibatkan mereka tak mampu berbuat banyak. Oleh karena itu, venue acara dipindahkan ke Las Vegas.
Sebagai pemegang lisensi Miss Universe di Indonesia, Yayasan Puteri Indonesia mengirimkan wakil ke ajang tersebut. Maria Selena terpilih menjadi wakil Indonesia. Sebagai wakil Indonesia, Maria Selena memperkenalkan budaya Indonesia ke seluruh peserta yang mengikuti ajang tersebut. National Costume merupakan salah satu cara jitu untuk melakukannya. Indonesia menampilkan kostum burung garuda yang megah. Kostum besutan Solo Batik Carnival tersebut didominasi oleh warna merah dan putih. Selain itu, hadir pula sentuhan batik di bagian sayap burungnya. 

Masa Lalu Adalah Jembatan

hidup adalah sebuah perjalanan yang suka tidak suka harus Anda lalui, dalam kondisi apapun. Ada kalanya kita berhenti sejenak dan mengingat masa lalu. Sekalipun banyak orang mengatakan untuk melupakan masa lalu dan menatap masa depan saja, Anda masih boleh untuk mengenang masa lalu Anda. Mengenang dalam hal ini adalah mensyukuri masa lalu, bukan meratapinya.

Sesungguhnya, ada banyak pelajaran yang bisa Anda ambil dari masa lalu. Masa lalu adalah tolak ukur kebijaksanaan Anda. Bila pada masa lalu ada banyak hal yang membuat Anda terluka, terima saja sebagai sebuah upaya untuk mendewasakan Anda, mendewasakan pikiran Anda. Ada banyak bagian dari masa lalu yang bisa Anda iringi ucapan terima kasih. Merasa masa lalu Anda suram? Seharusnya tidak lagi.

Lihatlah dalam sebuah lingkup masa depan,

di sana ada sesuatu yang tidak ada di masa lalu...

Pada masa depanku, ada banyak buah pengalaman dari masa lalu ku,

pengalaman yang aku jalani dengan bimbingan Tuhan.

Aku selalu berusaha untuk tidak takut pada gelapnya masa lalu,

jika aku tidak pernah melihat gelap, bagaimana aku bisa mensyukuri terang?

Ketika segala sesuatu tampak salah,

dan tidak ada yang mau mengulurkan tangan...

Aku selalu berpegang pada satu hal,

mimpiku harus tetap bertahan dalam harapan.

Tuhan, terima kasih...

karena saat ini aku sudah berjalan dalam pencapaian mimpiku.

Terima kasih atas cahaya yang Kau limpahkan dalam gelapnya masa lalu ku

Sehingga aku semakin mensyukuri cahaya yang Kau berikan

Sekarang, aku bersyukur atas masa lalu yang Kau berikan,

sehingga aku tahu Kau selalu di samping ku untuk menuntun langkahku.

Sekarang, aku memberi harapan besar pada masa depanku,

sesuatu yang tidak aku dapatkan di masa lalu ku.

Sekarang, Anda bisa mengenang masa lalu Anda sebagai jembatan kokoh hingga mencapai apa yang Anda impikan. Selalu berterima kasih pada masa lalu, karena tanpanya, Anda tidak akan berada pada sebuah pencapaian saat ini.

Masalah adalah Hadiah

Optimisme adalah memandang hidup ini sebagai persembahan terbaik. Tidak ada sesuatu yang terjadi begitu saja & mengalir sia-sia. Mungkin kita pernah mengalami pengalaman buruk yang tak menyenangkan, maka keburukan itu hanya karena kita melihat dari salah satu sudut mata yang berkaitan dengan uang saja.

Bila kita berani menengok ke sisi yang lain, kita akan menemukan pemandangan yang jauh berbeda. Kita tidak harus menjadi orang tersenyum terus atau menampakan wajah yang ceria. Optimisme terletak di dalam hati, bukan hanya terpampang di muka.

Setiap tetes air keluar dari mata air tahu mereka mengalir menuju ke laut. Meskipun melalui anak sungai, belokan, kawasan kali keruh, danau & muara, mereka yakin perjalanan mereka bukan tanpa tujuan. Bahkan ketika menunggu di muara, setiap tetes air tahu, suatu saat panas & angin akan membawa mereka ke pucuk-pucuk gunung. Menjadi awan & menurunkan hujan. Sebagian menyuburkan rumput, sebagian tertampung di sumur-sumur atau telaga. Sebagian kembali ke laut. Adakah sesuatu yang sia-sia dari setiap tetes air yang kita temui ?

Masalah adalah hadiah yang dapat kita terima dengan suka cita. Dengan pandangan tajam, kita melihat kejayaan dibalik setiap masalah. Hadiah terbesar yang dapat diberikan oleh induk elang pada anak-anaknya bukanlah serpihan-serpihan makanan pagi. Bukan pula dekapan, namun ketika mereka melempar anak-anak itu dari tempat yang tinggi. Detik pertama anak elang menganggap induk mereka keterlaluan, menjerit ketakutan. Beberapa saat kemudian, bukan kematian yang mereka terutama, namun kesejatian diri sebagai elang, yaitu terbang.